Definisi Telematika dan media komunikasi yang di gunakan

Kamis, 25 September 2014

Telematika

Telematika berasal dari perancis yang dibacanya Telematique.Pertama kali Telematika dipopulerkan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain minc dalam bukunya yang berjudul L’imformatisation de la societe). Menurut Kerangka Kebijakan Pengembang dan Pengdayagunaan Telematika di Indonesia Teknologi Telematika merupakan singkatan dari Teknologi Komunikasi Media Informatika. Menurut pendapat pemerintah, Telematika diartikan menjadi tiga kata yaitu TELE berarti Telekomunikasi, MA berarti Multimedia, dan TIKA berarti Informatika. Sedangkan dikalangan masyarakat, Telematika diartikan perpaduan antara Teknologi informasi (Teknologi computer),Telekomunikasi, termasuk siaran Radio maupun Televisi dan Multimedia. Jadi Telamatika adalah Teknologi Media yang memberikan Informasi  Komunikasi jarak jauh melalui gelombang Elktromagnetik. Secara umum, Telematika dipakai juga untuk Teknologi Sistem Navigasi atau GPS (Global Positining System) sebagai bagian integral komunikasi berpindah dan secara spesifik, Telematika dipakai sebagai untuk bidang kendaraan dan lalulintas.

Ragam Bentuk Telematika ada 3   

E-goverment
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik.

E-commerce
semua proses transaksi perdagangan yang dilakukan secara elektronik.

E-learning
pendidikan terbuka dengan media internet

selain itu bentuk telematika masih banyak lag E-medicine,E-laboratory, E-tecnology, E-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya.

Media komunikasi yang di gunakan pada telematika
  1.  telepon
telepon dapat digunakan sebagai penghubung antara titik penerima satu dengan titik penerima yang lain.
  1. Televisi
Televisi dapat dikatakan sebagai suatu perangkat komunikasi yang memeberikan informasi berupa gambar dan suara.
  1. Internet

Jaringan yang dapat menghubungkan antara komuter satu dengan yang lain berada dalam wilayah yang cukup luas bahkan mencangkup suatu Negara.   

Sumber : http://www.studentsite.gunadarma.ac.id/

contoh proposal penelitian

Minggu, 06 Juli 2014
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang  
            Inventory (persediaan) merupakan permasalahan operasional yang sering dihadapi oleh toko matrial. Inventory bisa berupa jumlah barang yang di simpan digudang. Salah satunya untuk pengolahan data yang terdapat ditoko matrial masih bersifat manual. Dimana sistem yang ada hanya pembukuan sederhana, pembukuan tersebut meliputi pencatatan penjualan barang, pencatatan pembelian barang, laporan stok barang masuk dan laporan stok barang keluar. Kendala yang muncul dengan menggunakan sistem yang manual mulai dari system pencatatan dan pembukuan adalah saat penyimpanan yang tidak teratur sehingga pihak toko mengalami kesulitan mencari informasi. Jika jumlah inventory terlalu sedikit dan permintaan tidak dapat di penuhi karena kekurangan persediaan, hal ini akan mengakibatkan konsumen akan kecewa dan ada kemungkinan konsumen tidak akan kembali lagi. Begitu juga jika persediaan barang terlalu besar maka, hal ini akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan karena harus menyediakan tempat yang lebih besar, kemungkinan terjadinya penyusutan nilai guna barang, serta harus memerlukan modal kerja yang makin besar pula seperti biaya pemeliharaan dan biaya akuntansi. Untuk itu manajemen harus memutuskan berapa banyak suatu barang harus di sisipkan di gudang  untuk keperluan toko matrial. Selain itu, manajemen juga harus jelih dalam melihat kebutuhan konsumen sehingga mereka merasa puas karena mendapatkan apa yang di butuhkannya.
            Untuk melihat dan mendapatkan jumlah persediaan yang tepat serta bisa melihat kebutuhan konsumen, manajemen harus sering mengadakan kejian terhadap masalah seperti memerlukan survey pasar, menganalisa data penjualan, mengamati pola pembelian, mengamati keterkaitan barang yang di beli oleh konsumen, dan kegiatan lain-lainnya. Salah satu kajian yang bisa di lakukan untuk mengetahui kondisi pasar (konsumen) adalah dengan mengamati transaksi penjualan dan di lanjutkan dengan melakukan pengolahan terhadap data penjualan ini, manajemen bisa mendapatkan informasi yang digunakan untuk keperluan manajemen inventory toko matrial seperti menentukan jumlah barang yang harus disisipkan digudang, mengatur jumlah minimal stock, jumlah stock aman (safety stock,) dan jumlah stock maksimal setiap barang. Selain itu menentukan strategi yang harus dilakukan jika ada barang yang pergerakan persediaannya lambat serta menentukan barang apa yang harus dihapus dari persediaan karena sudah tidak diminati oleh konsumen. Dari pengolahan data ini juga bisa didapatkan keterkaitan antara barang yang dibeli oleh konsumen. Informasi tentang keterkaitan barang ini bisa digunakan untuk menentukan strategi pemasaran dan meningkatkan pelayanan pada konsumen, dengan membuat penataan barang yang efektif. Berdasarkan alasan diatas penulis mengangkat sebuah tema untuk penulisan ilmiah ini dengan judul “APLIKASI PERSEDIAAN BARANG PADA TOKO MATRIAL DENGAN JAVA DAN MYSQL”. 
            Penulisan ini membahas inventory bukan sekedar bagaimana menyimpan transaksi barang masuk dan keluar, tetapi juga menekankan pada fungsi manajemen dari kegiatan inventory.
1.2 Batasan masalah
Pada penulisan ilmiah aplikasi persediaan barang ini, Proses aplikasi persediaan barang ini meliputi, Inputan data admin (tambah,edit,dan hapus),Input data ketegori (tambah,edit,dan hapus),Input data barang (tambah,edit,dan hapus).
1.3 Tujuan Penulisan
            Membantu  manajemen  toko material  mengambil  keputusan  yang  berhubungan dengan manajemen inventori toko matrial, dengan cara menyediakan informasi yang berupa, Jumlah stock minimal pada setiap barang, Jumlah stock maksimal pada tiap barang, Transaksi pembelian dan penjualan.
1.4  Metode penelitian
  1. Studi Lapangan
Metode ini dilakukan dengan melakukan pengamatan, pencatatan dan wawancara dengan Pimpinan Perusahaan, Supervisor serta karyawan yang berkerja di Toko Matrial tersebut sebagai tempat penelitian.
  1. Tahap Perencanaan
Metode ini dilakukan dengan kegiatan tahap perancangan membuat data base,  
Menetapkan dari suatu aplikasi yang di buat sehingga diharapkan dengan desain yang baik, maka para pengguna akan merasa nyaman dalam menggunakan aplikasi tersebut.
  1. Koneksi Database
Dalam pemprograman database, prihal koneksi adalah hal yang paling pertaman kali untuk diselesaikan atau ditentukan, mengenai apa dan bagaimana nantinya koneksi dari sebuah aplikasi tersebut bekerja.
1.5 Sistematika penulisan
            Sistematika penulisan  yang digunakan dalam tugas penulisan ilmiah ini terbagi menjadi 4 bab, yaitu ;
Bab I – pendahuluan
            Bab ini menjelaskan latar belakang, identifikasi dan batasan masalah, tujuan penulisan, metode penelitian dan sistematika penulisan.
Bab II – Landasan Teori
            Bab ini membahas teori yang di gunakan sebagai dasar dan ilmu penunjang. Landasan teori ini meliputi konsep dasar program dan  peralatan pendukungnya.
Bab III – Perancangan dan Implementasi
            Dalam bab ini menjelaskan mengenai pembuatan dan perancangan aplikasi dari data pada bab sebelumnya     .
Bab IV – Penutup

            Bab ini berisi kesimpulan – kesimpulan dan saran.     

Proposal

Rabu, 25 Juni 2014
Proposal adalah karangan ilmiah yang berisi rancangan kerja.
Sistematika proposal:
1.      Judul karangan berupa frase bukan kalimat.
2.      Latar belakang, berisi pemikiran yang mendasari (kesenjangan konsep ideal dan fakta).masalah, keaslian penelitian yang menjelaskan bahwa penelitian ini belum pernah dilakukan orang, dan manfaat penelitian.
3.      Tujuan penelitian, dirumuskan secara tegas jelas dan singkron dengan masalah, pembahasan dan kesimpulan.
4.      Tinjauan pustaka disusun secara sistematis berisi berbagai informasi dan bacaan, refrensi, dan data empiric yang dapat menunjan penelitian.
5.      Landasan teori berisi, seperangkat proposisi yang sudah didefinisikan secara oprasional dan saling berhubungan. Penjelasan hubungan antar avaible, landasan teori disusun berdasarkan tinjauan pustaka yang dapat menghasilkan kerangka berfikir, hipotesis , dan pemecahan masalah.
6.      Hipotesis disusun berdasarkan landasan teori atau tinjauan pustaka.
7.      Metode penelitian menybutkan materi penelitian, instrument pengumpulan data, proses penelitian, variable dan data yang dikumpulkan, analisis hasil.
8.      Jadual kegiatan yang berisi, tahapan penelitian, rincian kegiatan setiap tahap, waktu yang di perlukan untuk mengerjakan setiap tahap.

9.      Daftar pustaka. 

Catatan kaki

Jumat, 16 Mei 2014
adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa digunakan untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan/bibliografi.

Syarat menulis catatan kaki
1.      Catatan kaki harus ditulis pada tempat yang sama dengan pencantum nomor catatan kaki.
2.      Nomor harus ditempatkan dengan menggunakan angka Arab dan berurutan tiap bab.
3.      Pengertian bab diikuti puala dengan penggantian noor catatan kaki.
4.      Nomor diletkan setengah spasi di atas teks (superscript).
5.      Jarak ketik atarbaris satu spasi.
6.      Jarak ketik antar nomor (sumber) dua spasi.
7.      Jenis ataupun ukuran huruf catatan kaki dapat dibuat berada dari jenis dan huruf pada naskah.

Cara penulisan catatan kaki
[1] Dapartemen Pendidikan dan kebudayaan, Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia , (Jakarta: Balai Pustaka,1998),h.273
[1] Gorys Keraf,Komposisi,(Ende:Nusa Indah,1980)h.229

Blibliografi


Berasal dari Bahasa Yunani bibliographie yang berarti ‘menulis buk-buku’.makna dari istilah tersebut kemudian berkembang seiring dengan perkembangan media informasi. Daftar pustaka tidak hanya tempat untuk menuliskan sumberrujukan yang berasal dari media cetak(jurnal,majalah, surat kabar, bulletin, skripsi/tesis/disertasi, makalah, manukskrip0 tetapi juga yang berasal dari media elektronik (microfilm, iklan tv, rekaman naskah siaran radio,tv, wawancara, dan sumber-sumber dari internet.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Catatan_kaki, siti ansoriayah,M.Pd dan venus hasanah,S.S, Bahan Ajar Mata Kuliah Bahasa Indosesia,(Jakarta : Universitas Negri Jakarta,2008)h.60

Daftar Pustaka/Blibliograf

Berasal dari Bahasa Yunani bibliographie yang berarti ‘menulis buk-buku’.makna dari istilah tersebut kemudian berkembang seiring dengan perkembangan media informasi. Daftar pustaka tidak hanya tempat untuk menuliskan sumberrujukan yang berasal dari media cetak(jurnal,majalah, surat kabar, bulletin, skripsi/tesis/disertasi, makalah, manukskrip0 tetapi juga yang berasal dari media elektronik (microfilm, iklan tv, rekaman naskah siaran radio,tv, wawancara, dan sumber-sumber dari internet.
Data yang perlu dicatat dari sumberbacaan tersebut :
1.      Databibliografis (nama penulis)
a.       Nama pengarang disusun secara alfabetis
b.      Gelar akademis tidak perlu dicantumkan
c.       Gelas kebangsawanan,kasta atau gelar adat yang sudah menyatu dengan nama seperti Raden, Ajeng kartini, tak perlu dihilangkan
d.      Nama yang dimulai dari St. atau Stedisusun secara alfabeti ssebagai saintatau sainte.misalnya St, Agustinus menjadi Agustinus, St
e.       Nama gabungan tidak tertulis terpisah misalnya Hendry Saint Simon menjadi Saints Simon Hendry
f.       Jika sumber ditulis lebih dari satu orang, hanya nama pengarang pertama saja yangditulissecara terbalik
g.      Jika sumber ditulis lebih dari tiga nama pengarang, cukup nama pertama saja yang ditulis dan ditambahkan dkk atau et.al.
h.      Jika pada sumber tidak tercantum nama pengarang cantumkan nama editor atau penyuntingnya. Jka nama itu tidak ada cantumkan nama badan, lembaga atau instansi yang bertanggung jawab atas publikasi.
i.        Penulisan nama pengarang pertama dimulai dari nama keluarga atau dibalik, kecuali untuk nama-ama dari rumpun china.
j.        Penulisan nama pengarang yang terdiri satu kata ditulis tetap 
k.      Nama pengarang yang terdiri dari dua kata ditulis dengan urutan terbalik, misalnya:Lamuddin Finoza menjadi Finoza, Lamuddin
l.        Nama pengarang yang terdiri dari 3 kata, urutannya menjadi : kata ketiga menjadi urutan pertama, kata pertama urutan kedua dan kata kedua menjadi urutan ketiga. Misalnnya Sultan Takdir Alisjahbana, menjadi Alisjahbana,Sultan Takdir
m.    Nama pengarang yang dimulai denan Mc.M. atau Mac. Disusun secara alfabetis. Misalnya John London McAdam menjadi McAdam, John London

2.      Judul atau nara sumber
Judul sumber yang berupa buku, kamus atau ensiklopedi harus dicetak miring (italic) atau diberi garis bawah
Jika sumber berasal dari artikel makalah skripsi atau dissertasi, judul harus diapit oleh2 tanda petik (“…”)
Setiap awal kata dalam judul sumber harus ditulis dengan huruf kapitalkecuali kata depan atau kata penghubung yang tergolong dalam rumpun kata tugas

3.      Nomor atau seri penerbian (jika ada ) ditulis setelah judul
4.      Edisi atau cetakan (jika ada)harus dicantuman
5.      Impresum (tempat, nama, dan tahun penerbitan

Teknik pengetikannya ialah
1.      Nama pengarang
2.      Tanpa nomor urut
3.      Jarak ketik antarbaris dalam satu sumber satu spasi
4.      Jarak ketik antarsumber dua spasi
5.      Huruf pertama dari baris pertama masinng-masing sumber diketik tepat margin kiri tanpa indensi, sedangkan untuk baris berikutnya indensi 5-7 karakter.


 Contoh:

cara I
Buku
Karya satu pengarang
Simajuntak, Tiur L.H.Dasar-Dasar Telekomunikasi. Bandung:Alumni ,1993.

Karya dua pengarang
Manning,Aubrey and Marina Stamo Dawkins. An Introduction to Animal Behavior. Ed.4.New York: Cambrige University Press,1993.

Karya tiga pengarang
Brett,P.D.,S.W.Johnson, and  C.R.T.Bac.Mastering String Quartets.San Fransico:Amati Press,1989.

Karya lebih dari tiga pengarang
Marcus,Charlotte,Jerome Waterman,Thomas Gomez, and Elizabeth DeLor.Investigation into the phenomenon of Limited-Field Criticsm.Boston:Broadview Press,1990.
Atau
Ketchum,Wenda and other.Batering Husbund: Cornerd Wives. Cicinnati: justice and Daugters,1990.  

sumber : siti ansoriayah,M.Pd dan venus hasanah,S.S, Bahan Ajar Mata Kuliah Bahasa Indosesia,(Jakarta : Universitas Negri Jakarta,2008)h.62


kutipan

Rabu, 14 Mei 2014
kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seseorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya, baik yang terdapat dalma buku, jurnal maupun terbitan lain.
mengutip adalh kegiatan meminjam pendapat seseorang yang di sampaikan baik secara lisan maupun tulisan. Sumber kutipan tersebut dapat berupa cetakan atau rekaman/wawancara.
Ada beberapa alasan yang dapat dikemukaan mengapa kita mengutip, yaitu (1) menghemat waktu kerena tidak perlu mengadakan penelitiian lagi; (2) memperkuat argument ataupendapat yang kita kemukaan dalam tulisan ilmiah. Didalam mengutip (1) kita tidak boleh mengubah (menambah atau mengurangi) hal yang kita kutip;(2) jangan memasukan pendapat pribadi;(3) penulis bertanggung jawab penuh akan akurasi kutipa, terutama kutipan tidak langsung. Jiaka kita menemukan masalah dalam kutipan langsung tambahkan tabda kurung siku [..] di belakang kata atau bagian yang salah. 
Fungsi kutipan
1.      Menegaskan isi uraian
2.      Memperkuat pembuktian pendapat
3.      Kejujuran dalam menggunakan sumber penulisan.
Cara penulisan kutpan ada 2
1.      Kutipan disertai catatan kaki
Dalam menuliskan skripsi, tesis, disertai dan makalah ilmiah yang lebih dari sepuluh halaman sebaiknya sebaiknya menggunakan catatan kaki.  
2.      Kutipan tanpa catatan kaki
Artikel dana makalah pendek (kurang dari 10 halaman) yang tidak menggunakan catatan kaki dapat menggunakan data pustaka dalam teks, hal ini dilakukan karena : (1) artikel lazim dimuat dalamsurat kabar dan majalah popular,(2) ruang untuk penulisan catatan kaki dan biblioigrafi terbatas.

Jenis kutipan
  1. Kutipan langsung adalah pinjaman pendapat dengan mengambil secara lengkap atau sama persis dengan sumber tanpa perubahan.
Contoh :
skripsi adalah neskah teknis. Pada umumnya skripsi merupakan pula sebagian syarat untuk memperoleh gelar (drajat akademis) doktorandus dan/atau yang sederajat, dengan titik berat sebagai latihan menulis karaya ilmiah bag calon sarjana (Browtowidjo, 1993: 143).
1)      Kutipan pendek : kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris; isi kutipan ditempatkan menyatu; spasi sama dengan teks; bagian yang dikutip diapit dengan tanda petik (“…”);setelahkutipan selesai, di beri nomor urut (angka Arab) sebagai catatan kaki (footnote) guna menybut sumber kutipan dan tulis setengah spasi keatas (huruf superscript); nomor kutipan berurutan dalam satu bab. Pengertian bab diikuti pula dengan penggantian nomor kutipan; jika bahan yang dikutip disajikan sebagai bahan perbandingan, harus dibuat kesimpulan perbandingannya.
Contoh :
Pronominal adalah “kata yang dipakai untuk mengacu kepada nomina lain”.[1]
2)      Kutipan panjang : kutipan langsung yang lebih dari empat baris; isi kutipan ditempatkan pada paragraph baru dan tersendiri (idensi 5-7 karakter); spasi rapat (satu spasi); kutipan tidak diapit tanda petik.

  1. Kutipn tidak langsung /menyedur adalah mengambil ide dari suatu sumber dan menuliskannya sendiri dari kalimat dan Bahasa sendiri.
Contoh:
Seperti yang dikemukaan Brotowidjoyo (1993:143) skripsi pada dasarnya adalah latihan menulis ilmiah bagi calon sarjana. Nasakah teknis ini sekaligus berfungsi sebagai pelengkap persayaratan akhir untuk memperoleh gelar seseorang.

Sumber :  siti ansoriayah,M.Pd dan venus hasanah,S.S, Bahan Ajar Mata Kuliah Bahasa Indosesia,(Jakarta : Universitas Negri Jakarta,2008)h. 57

Copyright @ 2013 Yudith's Blog. Designed by Templateism | MyBloggerLab